Senin, 23 Maret 2009

setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil
senyummu terlalu kekal untuk kehal duka
tengadah padaku, pada bulan merah jambu
tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa

[www.puisi-flower.blogspot.com]
ingin aku ikut gadis kecil berkaleng kecil
pulang ke bawah jembatan yg melulur sosok
hidup dari kehidupan angan-angan yg gemerlapan
gembira dari kemayaan riang
duniamu lebih tinggi dari menara katedral
melintas-lintas di atas air kotor, tapi yg begitu kau hafal
jiwa begitu murni, terlalu murni
untuk bisa membagi dukaku

[www.puisi-flower.blogspot.com]
kalau kau mati, gadis kecil berkaleng kecil
bulan di atas itu, tak ada yang punya
dan kotaku, oh kotaku
hidupnya tak lagi punya tanda

www.puisi-flower.blogspot.com

[www.puisi-flower.blogspot.com]

0 komentar:

Poskan Komentar

By :
Free Blog Templates