Senin, 23 Maret 2009

menyesal karya A.Hasjim

pagiku hilang sudah melayang
hari mudaku sudah pergi
sekarang petang datang membayang
batang usiaku sudah tinggi

aku lalai di hari pagi
beta lengah di mata muda
kini hidup meracuni hati
miskin ilmu, miskin harta

ah apa gunanya kusesalkan
menyesal tua tiada berguna
hanya menambah luka sukma

kepada yang muda kuharapkan
atur barisan di hari pagi
menuju ke atas padang bakti!

www.puisi-flower.blogspot.com

setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil
senyummu terlalu kekal untuk kehal duka
tengadah padaku, pada bulan merah jambu
tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa

[www.puisi-flower.blogspot.com]
ingin aku ikut gadis kecil berkaleng kecil
pulang ke bawah jembatan yg melulur sosok
hidup dari kehidupan angan-angan yg gemerlapan
gembira dari kemayaan riang
duniamu lebih tinggi dari menara katedral
melintas-lintas di atas air kotor, tapi yg begitu kau hafal
jiwa begitu murni, terlalu murni
untuk bisa membagi dukaku

[www.puisi-flower.blogspot.com]
kalau kau mati, gadis kecil berkaleng kecil
bulan di atas itu, tak ada yang punya
dan kotaku, oh kotaku
hidupnya tak lagi punya tanda

www.puisi-flower.blogspot.com

[www.puisi-flower.blogspot.com]

Kamis, 19 Maret 2009

seekor ayam jantan menegak, dan menjeritkan salam padamu
kubayangkan sehelai bendera berkibar di sayapnya
aku pun pergi bekerja, menaklukan kejemuan
merubuhkan kesangsian
dan memandang batu demi batu ketabahan, benteng kemerdekaan
pada setiap matahari terbit, oh anak zaman yang megah
biarkan aku memandang ke timur untuk mengenangmu
para perempuan menyalakan api
dan di telapak tangan para lelaki yg tabah
telah hancur kristal2 dusta, khianat

Jumat, 13 Maret 2009

puisi karya rendra

kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta
kau tak akan mengerti segala lukaku
karena cinta telah sembunyikan pisaunya
membayangkan wajahmu adalah siksa
kesepian adalah ketakutan dan kelumpuhan
engkau telah menjadi racun bagi darahku
apabila aku dalam kangen dan sepi
itulah berarti
aku tungku tanpa api

Kamis, 12 Februari 2009

Di masa pembangunan ini
tuan hidup kembali
dan bara kagum menjadi api
di depan sekali tuan menanti
tak gentar lawan banyak seratus kali
pedang di kanan, keris di kiri
berselempang semangat yang tidak bisa mati

Sabtu, 31 Januari 2009

senjata

keringat mengucur darah memancar
dari dada pahlawan yang gugur
panji perjuangan pantang mundur
merebut tampuk hari
serta menggenggam dalam kepalan dalam arus waktu yang menghapus kesabaran
senjata kita adalah keringat
senjata kita adalah darah
keringat dan darah dari jiwa yang luhur

pernyataan

dari amanat dan beban rakyat
kami nyatakan ke seluruh dunia
telah bangkit di tanah air
sebuah aksi perlawanan
terhadap kepalsuan dan kebohongan
yang bersarang dalam kekuasaan
orang-orang pemimpin gadungan

;;

By :
Free Blog Templates